Jumat, 15 Februari 2013
pengalaman prakerin
Pengalaman Prakerin
Pengalaman terbaik saya saat Prakerin di DIKPORA sangat banyak, saya mendapatkan banyak pengalaman di sana mulai dari mengangani surat masuk, mengentri data, mengagenda ka dinas, pendistribusian surat, mengisi lembar disposisi, kegiatan tersebut adalah kegiatan yang belum pernah dipraktekkan di sekolahan. Hal yang sangat mengesankan selama Prakerin di DIKPORA adalah saat saya mendapatkan surat masuk yang sangat banyak sekitar satu kantong plastik besar, di saat itulah ada karyawan yang membantu saya, dan memberi pengarahan kepada saya. Apel pagi dilaksanakan setiap hari Senin, Rabu, dan Jum'at di saat itulah semua karyawan yang bekerja di berbagai bidang seperti kepegawaian, TK/SD, perencanaan, PLP, bisa saling ketemu. Pemimpin apel pagi dilakukan dengan cara bergilir, karena agar semua bisa disiplin dan berbagi informasi. kegiatan apel pagi itu dilakukan untuk mengetahui kedisiplinan karyawan, karena masih ada karyawan yang belum mematuhi tata tertib. Di samping itu juga ada kegiatan senam pagi yang diadakan pada hari Jum'at, pada saat senam pagi kasubag PO yang juga ikut melaksanakan senan pagi beliau melaksanakan senam pagi dengan semangat itu membuat saya jadi ikutan semangat karena melihat semangat beliau.
Di sana saya sangat senang bisa berlatih bekerja. Di kasubag umum saya karyawan-karyawan yang berada di sana sangat baik dan ramah, beliau sering membantu saya disaat saya kesulitan. saya sangat senang melihat karyawan-karyawan yang bekerja di DIKPORA bisa menenpatkan waktu kapan ia harus serius dan kapan tidak. Hal yang masih saya ingat adalah saat saya mengantarkan surat ke bagian TK/SD , di sana saya mengantarkan surat dan tanda tanda tangan sebagai bukti bukti penerimaan bahwa surat itu sudah diterima. Di saat itu karyawan di bagian TK/SD tidak mau menandatangani sebelum saya memakan makanan yang ada di sana. Ya........ mau gimana lagi saya mengambil dan memakan makanan itu. Di DIKPORA saya masih sedikit grogi karena berhadapan langsung dengan karyawan-karyawan di sana, maklum karena saya masih belum terbiasa di sana.
Terkadang saya diminta untuk membantu di bagian lain, bagian yang sudah saya bantu yaiyu bagian perencanaan dan bagian keuangan. Di bagian perencanaan saya diminta untuk mengentri data Rembuk Nasional dan di bagian keuangan saya diminta untuk membantu dalam kegiatan rapat yaitu menunggu daftar hadir. Walaupun saya membantu ke bagian lain namun saya juga membantu di kasubag umum, karna membanti di kasubag umum adalah kewajiban saya.
Mungkin hanya ini yang dapat saya ceritakan. Terima kasih.
Selasa, 27 November 2012
artikel
Dikit-Dikit syirik
Sebagian mereka ada yang alergi ketika mendengar kata ini. Syirik. Terutama jika disandingkan dengan kata ramalan.
Dengan bermacam-macam alasan mereka kemukakan. Merasa benar dengan
seribu pembelaan bermodalkan persangkaan. Ketika hati mengeras sedikit
getaran gendang telinga akan terasa seperti gempa, panik. Hati tertusuk
duri bagai dielus-elus, dipijati. Nasehat yang lewat bagai kulit
tersayat, menghindar takut tersakiti.
Alasan, pembelaan, pembenaran tak kan merubah sedikitpun hakikatnya. Dikiranya cuma hiburan semata, mengisi waktu luang dengan membaca. "Cuma penasaran dengan isinya", katanya. Berita buruk ditinggalkan, percaya yang baik-baik saja. Atau setidaknya menimbulkan rasa optimis dengan berita gembira. Atau dengan alasan lain yang sepertinya tidak masalah dan baik menurut akal (sebagian) kita.
Ghaib adalah sesuatu yang tertutup dari indra pendengaran, penglihatan, penciuman dan perasa. Masa sekarang, masa lalu maupun masa yang akan datang.
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Q.S 31:34)
Sama saja, apakah percaya atau tidak. Hakikatnya (sengaja) membaca untuk
mengetahui, mendatangi untuk bertanya. Konsekuensinya 40 hari sholat
kita tidak diterima-Nya, itu jika hanya bertanya. Beda halnya
jika percaya, maka ia telah kufur pada Al Qur'an. Jika saja kita mau
sedikit berfikir, percuma buang waktu sia-sia. Sekiranya terbuka hati
nurani, tak akan enggan patuhi perintah ilahi.
CERBUNG
I LOVE YOU
Part 1
Semua berawal dari facebook...
Ketika aku mengenalnya untuk pertama kali. Saat itu ia mengirimiku pesan inbox yang memintaku untuk berkenalan dengannya. Namanya Andi Afandi asli Jogja yang kini tinggal di Bandung. Ia cukup tampan ketika aku melihat foto di akun facebooknya.
Andi cukup asyik dijadikan teman mengobrol. Dia humoris dan ramah maka ketika kami berkirim pesan inbox aku merasa asa keakraban diantara kami, seperti sudah kenal lama. Hingga suatu saat ia meminta nomor Hp ku dan dengan senang hati aku memberinya.
Sejak saat itu hubungan Kami mulai akrab. Andi sering kali menghubungiku. Baik via pesan ataupun telepon. Kami semakin dekat hingga suatu saat ia mengajakku untuk bertemu langsung dan aku menyetujuinya. Karena kebetulan kami sama-sama tinggal di Bandung maka kami sepakat untuk bertemu di Telaga Bandung.
Minggu pagi yang cerah Telaga cukup ramai banyak orang berlalu lalang. Sementara aku duduk di bangku semen bawah pohon. Agar Andi tidak kebingungan mencariku aku mengiriminya sebuah pesan: "Aku memakai kaos putih dan celana jeans biru, yang duduk dibangku semen bawah pohon sebelah Selatan Telaga."
10 menit berlalu seorang lelaki bertopi putih berdiri dihadapanku. "Elfina ya?" ucapnya. Aku menatapnya. Dia tersenyum padaku, Sungguh manis. "Andi Afandi?" aku balik bertanya dengan nada ragu. Ia mengangguk dan saling tersenyum. "Ternyata aslinya lebih cantik ya?" goda Andi yang membuat pipiku berseri merah. "Itchz kamu apaan sih" aku mencubit lengannya malu-malu. Kamipun duduk dan mulai mencairkan suasana dengan mengobrol. Meski awalnya agak canggung namun lama-lama Kami mulai menikmati suasana ini. . .
kata bijak
Bila kita tidak menyukai seseorang, jangan menghasut yang lain untuk ikut tidak menyukainya. Karena kelak bila seseorang tidak menyukai kita, akan ada pula serinu orang ikut di belakangnya.
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Hiduplah dengan teladan ..
Taburlah yang ingn kita tuai
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Marilah saling memaafkan
Dan memulai lembaran baru
================================================================
Dala hidup kita tidak hanya untuk menemuka 'dia' orang yang kita cintai
Tetapi kita harus menjaga hati kita, agar tidak terluka oleh cinta.
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Tiada cahaya selembut "sang surya"
Tiada cinta setulus " hati"
Tiada keceriaan tanpa "senyuman"
Tiada kata yang lain t uk awali jumpa
Selain kata
"assalamualaikum".................
artikel
Orang Tua adalah Pahlawan Bagi Anak-Anaknya
Anak-anak tanpa pahlawan, sedikit sekali yang akan tumbuh menjadi pribadi-pibadi dewasa yang bangga dan membanggakan.
Mereka membutuhkan seorang dewasa yang mereka kagumi. Mereka membutuhkan seorang yang kuat, yang saat bersamanya mereka merasa terlindungi.
Mereka membutuhkan seorang sahabat dewasa yang akan menuntun dan mendorong mereka untuk tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang kuat dan mandiri. Mereka membutuhkan seorang teladan.
Mereka, anak-anak itu lebih membutuhkan seorang pahlawan untuk mereka teladani, dan yang bukan seorang kritikus yang semena-mena merendahkan diri-diri kecil yang tidak terlindungi itu, hany akarena yang lebih tua itu mampu mendatangkan penyiksaan yang tak terkalahkan.
Jadilah diri kita orang tua yang mencontohkan kegembiraan dalam memenangkan kualitas juga kehidupan yang baik, agar anak-anak kita juga bersemangat untuk menjadikan diri mereka tumbuh dengan tubuh yang sehat, cara pandang yang jernih dan pemikiran yang cemerlang.
Bagi seorang anak, tak ada seorang pahlwan yang lebih agung dari pada seorang deawasa yang berlutut membantunya dan berbisik "KETAHUILAH BAHWA AKU SANGAT MENYAYANGIMU", Jadi jangan hormatilah orang tua mu karna dia adalah pahwan bagi anak-anaknya.
Selasa, 13 November 2012
puisi
Aku Ingin Melihatmu
Sekian lama perpisahan ini menjauhkan
Antara kau dan aku dalam harapan
Hingga resah mataku tak tentu pandang
Entah ke mana rasa rindu ini membawa
Angan dan impian yang berkalut difikiran
Samar samar bayanganmu
Separuh tak teringat lagi
Wujudmu saat ini bagaimana
Siang malm harapku ingin melihatmu
Melambai langkahmu kembali keduniaku
Menepiskan segala beban dalam hidupku
Yang merana tanpa riuh manja suaramu
Langganan:
Postingan (Atom)